Masa SMA
Karya : Kristina S
Kelas : X IPS
Pagi hari yang cerah Vita berangkat sekolah diantar oleh
kakaknya,Vita sangat senang karena ia nanti bertemu dengan teman-temannya.Vita
pun nyampe disekolah nya dan ia langsung masuk kekelas dan menjumpai teman
sebangkunya yang bernama Yola dan mengajak ngobrolnya.
Teng!! Teng!! (bel masuk kelas berbunyi)
Seorang Bu Guru pun datang dan kami mulai belajar
“Selamat Pagi bu” Salam Murid – Murid
“Pagi juga anak-anak” jawab
bu guru.
“Sekarang buka bukunya
halaman 5 dan kerjakan” Perintah bu guru
“Baik bu” jawab
murid – murid
Anak-anak pun membuka bukunya dan mengerjakan soal yang didalam buku
itu (1jam 30 menit
kemudian) anak-anak pun sudah ada yang mengumpulkan tugasnya.
Teng!! Teng!! (bel istirahat berbunyi)
“Anak – Anak yang
belum selesai ,selesaikan dirumah yaa.” Perintah bu guru
“Siap Bu” Jawab Murid – Murid.
Murid-murid pun berjalan menuju kantin sekolah,dan aku pun berjalan
menuju kantin bersama sahabat ku.Kami membeli air minum dan roti dan menuju
kelas kami,sesampai dikelas kami pun duduk dan asyik mengobrol sambil memakan
roti yang kama beli dikantin.
“Yol dikelas ini kamu ada yang suka ngga?” Tanyaku
“Ngga ada disini cowonya
biasa-biasa aja kok Vit” (sambil tersenyum)
“Hahaha kamu ini,kalo kakak
kelas ??” tanyaku lagi
“Hm.. ada sih,tapi kayanya
dia ngga suka deh sama aku” jawab yola yang pesimis duluan.
“Hm.. ga boleh berprasangka
gitu belum tentu dia ngga suka sama kamu,emang siapa namanya trus orangnya yang
mana? ” Ujarku.
“Iya juga sih,ituloh yang
kakak anggota OSIS yang namanya Fahya,nanti
deh aku tunjukin orangnya” jawab yola.
Teng!! Teng!! (bel selesai istirahat) aku dan yola keluar kelas untuk
membuang plastik roti dan Yola pun tidak sengaja melihat kakak kelas yang ia sukai dan memberitahu kepada Vita.
“Vit itu kakak kelas yang aku sukai” Ujar yola
“Yang mana Yoll? “
Tanyaku
“Ituloh yang itu”
jawabnya sambil menunjuk
“oh itu,biasa aja kok
orangnya yoll” Sindirku
“itu menurut kamu Vit,kan
pendapat kita beda” Ujar Yolanda yang agak sedikit kesal.
“Iya deh,ayo masuk kelas bu
guru udah dateng tuh?” ajak Vita
“ayo” jawab yola
Kami pun mulai belajar kembali,bu guru pun mulai mengajar kami dan
menulis dipapan tulis lalu dijelaskannya.
20 menit kemudian, Tok Tok Tok...!! (suara pintu) pintu pun dibukakan
oleh salah satu siswa,ternyata kakak Ketua OSIS disekolah kita yang bernama Yanti.
“Maaf bu mengganggu,ade-ade maaf mengganggu sebentar kakak ingin membagikan formulir calon anggota OSIS kalo ade - ade berminat menjadi calon anggota OSIS nanti
tulis aja di formulirnya lalu tulis misi dan visi kalian,formulir yang udah
diisi berikan ke kakak ya, paling lambat besok dikumpulin nya Makasih” Ujar kak Vinetta
“Iya kak” jawab murid – murid
Lalu kami pun belajar kembali,tidak terasa sudah mau bel pulang
Teng!! Teng!! (bel pulang) kami pun membereskan buku” dan alat tulis
ke tas lalu berdoa dan pulang,aku pun sudah ditunggu oleh kakak digerbang
sekolah.
Sesampai dirumah aku pun mengerjakan pr yg diberikan oleh pak dan bu
guru.Tak terasa sudah larut malam aku sudah menyelesaikan semua pr dan waktunya
tidur.
Subuh (4.25) aku pun bangun dan membereskan kamar tidurku lalu mengambil handuk untuk mandi,selesai mandi
aku pun memakai baju seragam lalu sarapan dan memakai sepatu,akupun diantar
kakak berangkat sekolah memakai motor.Sesampai disekolah akupun seperti biasa
mengobrol dengan teman-teman.Aku pun tak lupa memberikan formulir calon anggota OSIS kepada kakak
ketua OSIS dan kamipun yang calon anggota OSIS disuruh sepulang sekolah ngumpul
dulu di kelas X-IPS untuk seleksi OSIS.Sepulang sekolah pun kami berkumpul
dikelas X-IPS semua calon OSIS pun sangat gugup,seleksi pun di mulai dan satu
orang satu orang mulai dipanggil ke ruang mandarin.Aku pun dikelas lagi asyik
duduk lalu seorang temen cowo ku yang tidak begitu akrab dengan ku berbicara
kepada ku.
“Hoii,tas
kamu kecil-kecil amat-muat apaan tuh?” Sindirnya kepadaku
“Apaan sih kamu,tas aku gini
juga muat untuk buku pelajaran sehari-hari” Jawabku kesal kepadanya
“Ah.. masa sih tas sekecil
gini muat untuk buku-buku pelajaran” sindirnya lagi kepadaku
“Yaudah cek aja tuh dalam
tasku ada kok buku-buku pelajaran” Jawabku dengan kesal
Ia pun membuka tasku dan melihat semua buku pelajaran sekarang dan
didalam tas itu lengkap ada buku-buku pelajaran.Ia pun heran kok dilihat dari
luar tas sekecil ini muat untuk semua buku-buku pelajaran dan Ia malu karna
sudah mengejek tasnya Vita.
“apa semua buku ditas ku lengkap?” tanya Vita dengan tegas
“iya semua lengkap,maaf aku
sudah mengejek tasmu” jawab dia dengan malu – malu .
“iya ngga apa-apa,ohhiya kamu
ngga punya bbm yah?” Tanyaku..
“ngga, memang kenapa?” jawabnya heran.
“kok bisa yah? Laptop punya
tapi Hp ga punya” Sindir Vita kepadanya.
“hm... meledekku”
jawabnya kesal.
Tak terasa giliran aku untuk memasuki ruang mandarin dan bertemu
dengan kakak anggota OSIS,sebelum aku keluar kelas X-IPS aku berbicara ‘Semoga
kamu ngga diterima untuk jadi calon anggota OSIS aku pun berjalan ke ruang
mandarin lalu masuk,didalam aku ditanya misi dan Visi ku.Sangat gugup aku saat
menjawab semua pertanyaan kakak OSIS tetapi sesudah aku sudah menjawab semua
pertanyaan kakak kelas aku pun keluar dan menuju ke kelas 12 IPS.Tak lama
kemudian semua calon anggota OSIS sudah diseleksi semua dan kami dibolehkan
pulang dan jumat depan dikasih tau siapa yang diterima dan tidak.
****
Aku pun dirumah melakukan aktivitas seperti biasa dan aku pun membuka
hp untuk melihat bbm dan pemberitahuan ‘Charles bergabung dengan grup X-IPS’ aku pun
heran sambil melihat fotonya,”kok
punya bbm,apa dia membeli hp baru” pikirku.Aku pun langsung menginvite dia dan beberapa menit dia acc bbm akudan
ternyata dia acc BBMku,aku
pun langsung chat dia.
“PING!!” Memulai obrolan dengan rasa penasaran.
“Apa?”
jawabnya dengan singkat.
“Kamu yang tadi meledek tas
ku yang kecil kan?” tanyaku.
“Iya,emang kenapa?” jawab
Charles
“Kok kamu bisa punya bbm?”
Tanyaku dengan heran
“Ya bisa lah” jawab
Charles.
Aku pun cuma read bbm dari dia tetapi beberapa menit kemudian hp ku
berdering suara bbm dan akupun langsung mengambil hp ku dan melihat itu bbm
dari siapa ternyata itu bbm dari dia.
“PING!!” BBM dari Charles
“Iya?” jawabku singkat
“Mau nanya besok pelajaran
apa aja yah?”Tanya Charles
“Hm..
Sosiologi,matematika,b.inggris dan PLH” jawabku
“Oke makasih ya” Ujar
Charles.
“Ya sama-sama”
jawabku..
“Besok ada pr ngga” Tanya
Charles
“Ada sosiologi”
Jawabku yang agak kesal.
“Yang halaman berapa?” Tanya
lagi terus menerus.
Aku pun berpikir ini orang apa ngga punya jadwal pelajaran dari tadi
nanya mulu dan menanya besok ada pr atau ngga,cowo yang aneh padahal ia ketua
kelas dikelas ku.Aku pun membalas bbm dia.
“Kamu kan ketua kelas,kok kamu ngga tau kalo besok pelajaran apa dan
besok ada pr atau ngga??” Tanyaku dengan heran
“Emang ga boleh nanya ya?” Tanyanya kembali kepadaku.
“boleh-boleh aja sih,pr
sosiologi hal 7-9” Jawabku.
“Ya makasih Vit,sekarang kamu
lagi apa?” tanyanya yang mulai menyimpang dari topic awal.
“Lagi nonton,eh kamu kan
nyalonin jadi anggota OSIS? Kalo kita ga kepilih gimana ya,aku deg-degan banget
nih” Ujarku kepada Charles
“oh gitu,iyaa aku sih
mudah-mudahan keterima kalo ngga ke terima pasti aku malu banget disitu yang
penting kita berdoa aja biar kita ke terima” Jawab Charles
dengan santai.
“Amin”
Jawabku..
Aku pun langsung membalas bbm nya dan langsung tidur karna sudah
terlalu malam.
****
Tidak terasa hari ini pemberitahuan yang lolos menjadi anggota OSIS
kami pun berkumpul di ruang mandarin.kakak ketua OSIS,Bu Widy dan lima pengurus
OSIS pun datang untuk memberitahu siapa yang lolos.Semua calon anggota OSIS pun
deg-degan satu persatu pun nama calon anggota OSIS yang terpilih disebut tetapi
namaku kok ga disebut-sebut ya apa aku tidak terpilih,tetapi akhirnya aku
mendengar ‘Vita kamu lolos’ akhirnya namaku disebut juga puji Tuhan.
“Itulah nama yang lolos untuk menjadi anggota OSIS” kata Bu Widy
Aku merasa senang tetapi kenapa nama Charles tidak disebut,apa dia bener-bener ngga
kepilih (Tanya heranku dalam hati),Ternyata benar ia tidak terpilih.
****
Aku pun merasa lebih dekat dengan dia karna kita selalu bbm’an dan aku
pun berangkat sekolah dan memulai belajar.Setelah pelajaran selesai dan bel
pulang berbunyi teman sebangku ia
menghampiriku dan bertanya.
“Vit kamu suka ya ke Charles?” Tanyanya kepadaku
“Hah kata siapa? Ngga tuh
biasa aja” jawabku
“Kalo dia suka sama kamu
gimana?” Tanyanya lagi kepadaku..
“Ya ngga gimana-gimana” aku
pun menjawab dengan biasa
Aku pun langsung pulang tapi aku merasa heran kenapa Charles semakin hari ingin lebih dekat dengan
ku,apa dia.... ah tidak mungkin lagian aku tidak punya perasaan yang lebih
kedia dan aku menganggap dia teman biasa.
Hari demi hari ku lewati,aku pun merasa dekat dengan Charles dan aku pun mulai mempunyai perasaan yang
berbeda entah kenapa aku mempunyai perasaan ini,menurutku charles cowo yang baik dan perhatian.Disekolah
pun jika aku dekat dengannya ada seperti yang berbeda,Charles pun jika berhadapan dengan ku salting
alias salah tingkah.Waktu pulang sekolah aku tidak langsung pulang, aku mengobrol dulu dengan temanku saat aku berdiri aku ditarik oleh
teman sebangkunya Charles
ke kelas entah untuk apa dan dikelas udah ada Charles,aku pun bingung apa dia mau menyatakan perasaannya. hati ini berdebar sangat kencang,Teman-teman
yang belum pulang pun disuruh masuk ke kelas aku pun semakin bingung.Tapi
temannya berkata.
“Woy buruan mumpung orangnya disini” Teriak teman baik
Charles
“bentar dulu yah aku mau ke
wc dulu” Pintaku kepada Charles
“Jangan!! Bentar dulu ada
yang mau aku ngomongin ke kamu” ujar Charles sambil memegang tanganku.
“Iya kamu mau ngomong apa
cepetan” Ujarku dengan memburu – buru Charles.
Semua temen udah menatap ku dan dia,dia pun sedikit gugup menyatakan
perasaan nya kepada ku.Dia pun mulai berani memegang tanganku dan mengungkapkan
perasaan nya.
“Vit aku suka sama kamu,apa kamu mau jadi pacar aku?”
Tanyanya kepadaku.
“Apa?Sekali lagi coba
ulangin” Pintaku.
“Vit aku suka sama kamu,apa
kamu mau jadi pacar aku?” Mengulangi perkataanya tadi.
Aku pun bingung harus bilang ‘Ya’ atau ‘Tidak’,teman-teman pun bilang
Terima Terima Terima Vit dan salah satu teman ku berkata ‘Kalo
suka,cinta,sayang bilang aja sekarang jangan ditunda-tunda’ aku pun memilih
kata hati ku.
“Iya,aku mau jadi pacar kamu” Jawabku kepada pertanyaan Charles.
“Makasih kamu udah mau jadi pacar aku” Ujar Charles
kepadaku.
“Ya sama-sama” Jawabku kepada Charles.
Aku pun disitu langsung pulang dan merasa
senang karna aku tidak menyangka Charles berani mengungkapkan rasanya kepadaku secara langsung didepan
teman-teman. Aku pun yang awal pacaran sama Charles malu-malu tapi semenjak sudah beberapa
bulan aku dan Charles
pacaran rasa malu-malu itu pun sudah tidak ada dan semenjak aku sudah dibelikan
motor oleh orang tua ku untuk kendaraan ke sekolah aku pun selalu diantar
pulang olehnya meskipun tidak sampai
rumah.Ia pun rela naik angkot dari jalan rumahku setelah mengantarku
dijalan tersebut. Hari demi hari
kulewati bersama dengannya meskipun banyak rintangan , mau rintangan yang susah atau mudah.Aku beruntung memiliki kekasih seperti
Charles yang amat baik sekali,aku pun jika ada tugas yang tidakku
mengerti aku suka bertanya kepadanya dan sebaliknya Charles pun selalu
menanyakan jika dia tidak mengerti. Kami Saling Menyayangi,saling Mencintai ,
Aku Begitu nyaman sekali berada dekat Charles dan Charles begitu nyaman
bersamaku…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar